Pada ajang new7wonders, Pulau Komodo adalah satu-satunya kekayaan alam Indonesia yang berpeluang masuk ke new7wonders (kurang 127juta suara).
Dukung Pulau Komodo untuk menjadi juara new7wonders...
Via SMS:
Ketik : Komodo
Kirim ke : 9818 (Rp.1/SMS semua operator)
Via Web :
Kunjungi new7wonders.com
Supported by : pilihkomodo.com
Selamat datang di blognya orang Kediri....
Kami berusaha membuat anda senyaman mungkin....
Jangan lupa komentarnya ya.....
Isi juga buku tamunya.....
Salam dari Blogger Kediri....
=> Abdil Haq Aqimuddin Qowi <=
=> Raden Mas Ciput <=
Kami berusaha membuat anda senyaman mungkin....
Jangan lupa komentarnya ya.....
Isi juga buku tamunya.....
Salam dari Blogger Kediri....
=> Abdil Haq Aqimuddin Qowi <=
=> Raden Mas Ciput <=
Jumat, 21 Oktober 2011
Minggu, 21 Agustus 2011
AS membunuh Muslim demi kepentingan Israel
Seorang aktivis Islam Amerika menuduh bahwa AS mengirimkan agen-agennya ke negara-negara Muslim untuk menimbulkan masalah dan melakukan invasi militer di negara-negara itu demi kepentingan Israel.“Mereka (pemerintah AS) melihat betapa mudahnya untuk memancing protes di negara-negara Arab, mengirimkan tentara bayaran untuk membunuh rakyat, menyalahkan pemimpin Arab dan kemudian membombardir negara-negara itu,” ujar Nashid Abdul Khaaliq seperti yang dilaporkan Press TV dalam sebuah wawancara khusus.
“Tujuan mereka selalu sama : mencuri sumber daya negara-negara Muslim dan mendapatkan dominasi dunia untuk kepentingan Israel,” ujar Khaaliq yang merupakan lulusan dari Institut Teknologi Massachusetts yang juga berkerja di Arab Saudi sebagai analis sistem.
Ia juga memperingatkan bahwa serangan berikutnya oleh Washington adalah Suriah.
Ratusan orang dilaporkan tewas dalam bentrokan sejak awal protes pada pertengahan Maret lalu.
Abdul Khaaliq memperingatkan umat Islam agar tidak mengambil “propaganda menarik” Barat yang menyatakan membawa kebebasan dan demokrasi ke negara mereka.
“Isu kemanusiaan adalah kedok dan dalih untuk menyerang negara-negara Muslim,” ujarnya menambahkan.
Ia mengutip Irak dan Afghanistan sebagai negara di mana AS “berpetualang”, menyebabkan kehancuran besar dan kematian. Warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan tewas akibat perang-perang tersebut. (haninmazaya/arrahmah.com)
Rangkaian serangan mematikan Mujahidin pukul tentara Zionis di Palestina
Mujahidin pemberani dengan bersenjata berat dan bahan peledak telah menewaskan tujuh kriminal ilegal Yahudi dan melukai puluhan lainnya dalam serangankaian serangan di wilayah Palestina yang diduduki, menurut laporan media Yahudi yang selalu mengurangi jumlah kematian di kalangan mereka.Serangan dimulai sekitar tengah hari pada Kamis (18/8/2011) dan berlangsung selama tiga jam.
Para preman Zionis mengklaim beberapa Mujahid martir dalam baku tembak. Namun klaim mereka belum dapat dibuktikan kebenarannya, mereka selalu berbohong, melebih-lebihkan jumlah kematian musuh mereka.
Serangan yang saling berdekatan waktu dan lokasinya, muncul terkoordinasi, dan mewakili salah satu serangan paling berani di tahun ini terhadap entitas ilegal Yahudi di Palestina.
Rangkaian serangan dimulai ketika Mujahidin menargetkan sebuah bus yang berisi teroris Zionis di sepanjang jalan raya sekitar 20 Km dari utara kota Umm Rashrash.
Laporan mengatakan sebagian besar penumpang bus itu adalah teroris Yahudi yang disebut dengan “tentara”, mereka tengah dalam perjalanan pulang menuju basis mereka untuk libur akhir pekan.
Serangan berikutnya datang sekitar satu setengah jam kemudian, ketika Mujahidin pemberani melepaskan tembakan ke arah sebuah mobil pribadi, lapor Associated Press.
Radio Yahudi mengatakan kendaraan mengikuti bus teroris Zionis dan dua sampai tiga Mujahidin keluar dari kendaraan untuk melepaskan tembakan menggunakan senjata otomatis.
Penyerang juga menembakkan mortir dan rudal anti-tank, lanjut radio tersebut.
Setelah itu bahan peledak diledakkan di bawah kendaraan militer patroli yang dipanggil ke tempat kejadian serta sebuah mobil pribadi milik anggota militer Zionis juga menjadi target.
Para teroris Yahudi pengecut mengatakan “sejumlah besar” Mujahidin bekerja dalam beberapa regu dalam melakukan serangan itu, namun mereka tidak menyebutkan angka spesifik, menurut laporan AP.
Ahmad Yousef, seorang pemimpin senior Hamas di Gaza membantah kelompoknya bertanggung jawab dalam serangan di Umm Rashrash, meskipun ia memuji serangan tersebut. (haninmazaya/arrahmah.com)
Langganan:
Postingan (Atom)
